Lowongan Kerja Rumah Sakit dr Cipto Mangunkusumo 2013

Juni 4, 2013

Informasi didapat dari lowongan kerja RSCM 2013

Yang berminat silahkan

Rumah Sakit dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta telah membuka kesempatan kerja mulai 3 – 13 Juni untuk tenaga kesehatan dan administrasi di antaranya

Perawat, Lulusan Akademi Kebidanan, Keteknisian Medik, Keterapian Fisik, Administrasi, Tenaga Keuangan, Sarjana Teknik Sipil, Teknik IT, Teknisi, Pemelihara Prasarana, Farmasi, Apoteker, Asisten Apoteker dan Gizi, Diploma Gizi, Sarjana Kesehatan Masyarakat dan lain-lain

Lamaran dikirim melalui KOTAK POS 1086 JKT 10430

informasi lebih lanjut bisa buka bym71.wordpress.com

terima kasih

Lowongan Kerja Rumah Sakit dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta 2012

Juni 14, 2012

Image

Rumah sakit dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta pada tahun 2012 membutuhkan banyak tenaga kesehatan dan administrasi rumah sakit dengan keahlian / profesi Keperawatan, Ners, Apoteker, Asisten Apoteker, Nutrisionis, Ahli Gizi, Radiografer, Analis Laboratorium, Teknisi Elektromedik, Fisioterapis, Refraksi Optision, Okupasi Terapi, Terapi Wicara, Rekam Medik, Diploma 3 Promosi Kesehatan, Diploma 1 Transfusi Darah, Administrasi Rumah Sakit,  Sarjana Kesehatan Masyarakat, Manajemen Informatika, Teknologi Informasi (komputer dan IT) Sarjana Kesejahteraan Sosial, Ahli Keuangan, Diploma Rekam Medis dan Teknisi.

Tenaga baik Pascasarjana, Sarjana, Diploma 3 dan Diploma 1.

Sementara untuk dokter umum, dokter gigi, tenaga Bidan belum tersedia pada tahun ini

Untuk melamar dapat mengirimkan sesuai dengan persyaratan yang tercantum ke PO BOX (Kotak Pos 1086 JKT 10430).

Sumber Tulisan : bym71.wordpress.com

Lowongan Kerja Sarjana Kesehatan Masyarakat, Lowongan Kerja Rumah Sakit, Lowongan Kerja Perawat Rumah Sakit, Lowongan Kerja Rumah Sakit 2012, Lowongan Kerja Apoteker Rumah Sakit, Lowongan Kerja Rumah Sakit Jakarta, Lowongan Kerja Administrasi Rumah Sakit, Lowongan Kerja Nutrisionis Rumah Sakit, Lowongan Kerja Ahli Gizi Rumah Sakit

Bantuan Untuk Mengirimkan Tulisan

Mei 9, 2011

Buat teman-teman tercinta, alumni pelatihan Jabatan Fungsional Administrasi Kesehatan mohon bantuannya untuk mengirimkan artikel dan informasi kesehatan di blog kita tercinta.

Sepi amat yah

Menteri Kesehatan Resmikan RSCM Kencana

Mei 9, 2010
RSCM Kencana

Paviliun RSCM Kencana

Menteri Kesehatan RI, Dr.dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH meresmikan RSCM Kencana pada hari Jumat, 7 Mei 2010. Paviliun RSCM Kencana tersebut dahulu dikenal dengan nama International Wing RSCM Jakarta. Pelayanan di paviliun tersebut diharapkan melebihi ekspektasi masyarakat akan pelayanan rumah sakit standar nasional.  Diharapkan tim medis, administrasi dan pelayanan beserta seluruh kru pendukung RSCM dapat menyediakan pelayanan dengan citarasa dunia bagi masyarakat Jakarta, Indonesia dan seluruh dunia yang membutuhkannya.

Sebenarnya kebutuhan kesehatan dengan pelayanan kualitas dunia tersebut mempunyai demand yang cukup tinggi di masyarakat Indonesia. Misalnya untuk Pejabat Negara, Pejabat Daerah beserta ibu-ibu Pejabat, Anggota-anggota DPR RI, DPRD beserta keluarga, Pengusaha Kaya, Kaum Profesional Terdepan, Komisaris BUMN/Swasta dan Pewirausaha yang mapan pasti membutuhkan pelayanan canggih dengan sentuhan pribadi. Tentu tagihan tinggi yang akan dibebankan oleh pelayanan ini tidak akan dipusingkan oleh mereka. Sementara itu, sudah diketahui oleh umum bahwa SDM di RSCM dikenal dengan pengetahuan dan keterampilannya yang terdepan dalam melakukan asuhan kedokteran dan keperawatan yang canggih. Tentu saja dengan paparan ilmu pengetahuan yang up to date sebagai sarana kesehatan dengan embel-embel rumah sakit pendidikan tentu mengedepankan ilmu dan temuan terkini dalam praktik sehari-hari.

Untuk itu kehadiran Paviliun RSCM Kencana ini memang pada saat yang tepat dimana kelompok masyarakat ini sudah semakin kritis terhadap kualitas pelayanan kesehatan untuknya dan keluarganya. Bahkan untuk mencapainya kalau perlu mencari opini medis sampai dengan ke luar negeri. Kebutuhan ini bersinergi dengan SDM dan peralatan kedokteran yang canggih yang saat ini telah dipakai oleh rumah sakit pemerintah tersebut.

Kepada seluruh tim medis, perawat, administrasi, teknisi dan pendukung Paviliun RSCM Kencana, tidak lupa ADMINKES ucapkan selamat atas peresmiannya. Perjuangan untuk memberikan pelayanan yang terbaik dari Paviliun RSCM Kencana kepada masyarakat kelas atas kami nantikan bersama.

Berita Lain Selengkapnya:

Situs Depkes : Menkes Resmikan Wing Privat RSCM Kencana

Situs Kompas: November 2008 Bangun RS Kelas Dunia, RSCM Butuh Rp 430 Miliar

Foto – foto : Photo of International Wing RSCM, Photo International Wing RSCM dari Luar

Sensus Penduduk 2010 / SP2010:

Mei 1, 2010

Pastikan Anda Dihitung (BPS)

Pastikan Anda Dihitung (BPS)

Sensus Penduduk 2010: Untuk Kualitas Hidup Bangsa Indonesia yang lebih Baik.

Pendahuluan

Setelah berhasil mendata pada tahun 2000 diketahui jumlah penduduk Indonesia pada tahun itu mencapai 205,1 juta orang. Tahun 2010 ini ada berapa ya penduduk Indonesia secara pasti, bukan dengan proyeksi atau perkiraan? Jawabannya akan ketahuan setelah data SP 2010 ditabulasi.

Sensus Penduduk merupakan kegiatan pengumpulan data mengenai karakteristik (ciri) penduduk Indonesia. Secara umum Sensus Penduduk dapat disebut sebagai penghitungan atau pendataan seluruh penduduk Indonesia.
Sensus Penduduk tahun 2010 (SP2010) bertujuan untuk mendapatkan data dasar kependudukan berupa jumlah dan karakteristik penduduk seperti: nama, pendidikan, jenis kelamin, kelahiran, kematian, dll.

Manfaat

Hasil SP2010 bermanfaat untuk menyusun statistik kependudukan sampai dengan wilayah administrasi terkecil. Hasil SP2010 juga digunakan untuk menghitung proyeksi jumlah penduduk di masa datang yang sangat dibutuhkan dalam penyusunan rencana dan evaluasi pembangunan. Hasil Sensus Penduduk 2010 mempunyai kegunaan strategis secara internal sebagai bahan koreksi dan pengendali data kependudukan, menjadi dasar proyeksi jumlah penduduk dekade 2010-an, basis untuk pemutakhiran dan pengembangan survei rumah tangga di Indonesia, dan menjadi fondasi bagi pembangunan statistik wilayah kecil. Secara eksternal hasil sensus ini digunakan sebagai dasar pembangunan statistik administrasi kependudukan dan evaluasi pencapaian sasaran pembangunan global.

2 Tahapan

Ada dua tahapan yang dilakukan pada Sensus Penduduk 2010 ini seperti disampaikan Bapak Ruswan Heriawan (Kepala Badan Pusat Statistik / BPS) dalam wawancara di acara bincang televisi “Apa Kabar Indonesia TV One”, 1 Mei 2010 jam 07.00. Yang pertama adalah petugas melakukan pendataan awal mengenai jumlah penduduk di wilayah Indonesia dengan mendatangi seluruh rumah dan tempat tinggal orang. Setelah mendata nama kepala keluarga dan jumlah anggota keluarga maka di rumah tersebut ditempel stiker Sensus Penduduk 2010.

Kemudian pada tahap kedua dilakukan wawancara oleh petugas sensus yang berseragam rompi Sensus berwarna biru dengan jumlah pertanyaan sebanyak 83 item. Pertanyaan mulai dari karakteristik umum seperti nama, tempat tanggal lahir, pekerjaan, pendidikan, sosial ekonomi dan data demografis yang lain. Jadi tahap yang kedua ini adalah Sensus yang sebenarnya, sedangkan tahap pertama adalah adalah kegiatan persiapannya.

Ada dua tahap ini tujuannya adalah mengurangi kemungkinan adanya responden yang terlewat apabila dilakukan hanya satu tahap. Jadi penduduk dan rumah dilist dahulu baru disensus dengan wawancara pada tahap kedua.

Partisipasi Rakyat

Sensus Penduduk adalah kegiatan besar yang membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif banyak pihak termasuk seluruh unsur masyarakat. Tanpa dukungan penuh dari masyarakat maka tujuan kegiatan ini mustahil dapat tercapai. Hal ini karena data hasil Sensus Penduduk merupakan suatu pijakan bagi perencanaan dan evaluasi program-program pembangunan pemerintah yang berkelanjutan. Merupakan tantangan yang besar bagi BPS untuk dapat memberikan advokasi kepada masyarakat agar mendukung semua tahapan kegiatan SP2010 dan memastikan bahwa data SP2010 merupakan sumber data dasar kependudukan yang kredibel.

Presiden sendiri mengimbau rakyat Indonesia berpartisipasi dalam Sensus Penduduk 2010. Kepala Negara menegaskan pentingnya seluruh penduduk Indonesia berpartisipasi. Sebab data yang akan dihimpun lebih spesifik dari sensus sebelumnya (liputan6.com).

Mohon disampaikan kepada keluarga kita, tetangga kita, teman-teman kantor kita dan sahabat-sahabat di facebook, twitter, friendster serta jejaring sosial kita yang lain. Pastikan semua orang dihitung (bagaimana dengan saudara kita yang jadi TKI di luar negeri ya?). Suksesnya kegiatan ini akan berdampak positif terhadap kehidupan bangsa ini ke masa depan dengan adanya data dasar untuk penomoran individu di Indonesia.

Oh ya dalam kegiatan ini sama sekali tidak ada biaya dan pungutan yang dibebankan kepada keluarga yang menjadi target sensus. Kalau ada yang meminta bayaran ditolak saja demikian disampaikan oleh Bapak Ruswan, kepala BPS.

Selain itu, kalau memang ada keluarga yang tertinggal tidak dihitung maka segeralah aktif menghubungi pengurus RT/RW tempat domisili kawan-kawan sekalian agar petugas dapat melakukan sensus dan wawancara.

Agenda Kegiatan

Selama sebulan, sebanyak 700 ribu petugas pencacah atau enumerator  akan mendatangi 88.361 desa di 6.579 kecamatan dan 497 kabupaten kota yang ada di 33 propinsi di Indonesia. Untuk mendata gelandangan dan para tuna wisma dan anak buah kapal, petugas akan dikerahkan pada malam hari. Kalau yang di luar negeri bagaimana ya? Apakah mereka dihitung juga?

Tanggal pendataan:
1-31 Mei 2010 (untuk yang bertempat tinggal tetap)
15 Mei 2010 (untuk yang tidak bertempat tinggal tetap, yaitu pukul 24.00-06.00 dini hari 16 Mei 2010)

Informasi Lanjutan

Facebook: SP2010 http://www.facebook.com/group.php?gid=55268024710

BPS: http://www.bps.go.id/aboutus.php?sp=1

madsyair.wordpress.com: http://madsyair.wordpress.com/2009/03/25/sensus-penduduk-akan-dilaksanakan-tahun-2010-pastikan-anda-didata/

Liputan 6: http://berita.liputan6.com/sosbud/201005/275004/SBY.Sensus.2010.Berbeda.dari.Sebelumnya

Pertanyaan

Pertanyaan-pertanyaan seputar Sensus Penduduk:

Wawancara Bapak Jamal Sekretaris Utama BPS dengan Penyiar Metro TV Cheryl Tanzil dan Timothy Marbun di MetroTV live 06.30 Senin, 3 Mei 2010. Dengan topik Bagaimana transparansi pelaksanaan Sensus Penduduk 2010.

Bagaimana pelaksanaan Sensus Penduduk 2010 di wilayah Indonesia yang sulit. Kalau di perkotaan kan medannya relatif mudah sekali tapi bagaimana dengan wilayah pegunungan dan hutan rimba, daerah terpencil, pulau2 kecil serta daerah yang dipisahkan oleh sungai-sungai besar? Dalam pelaksanaan Sensus Penduduk 2010 BPS melakukan metode membagi-bagi wilayah pencacahan, kelurahan dipecah-pecah atau diperkecil menjadi blok-blok sensus. Masing-masing blok sensus ada petugas cacah yang akan melakukan kegiatan sensus. Masing-masing petugas sensus berbeda-beda tanggung jawabnya. Misalnya di Papua, petugas sensus di sana sebagian hanya bertugas mendata 10-15 kepala keluarga (KK) karena pemukimannya terpencar-pencar.

Bagaimana cara mempertinggi tingkat kepercayaan data Sensus Penduduk 2010? Kalau respondennya tidak jujur bagaimana? Petugas sensus telah dilatih 3 hari dengan pembekalan pengetahuan, pengenalan instrumen, dan teknik menggali informasi responden. Namun jika dari sisi respondennya yang tidak mau terbuka dan jujur tentu petugas cacah BPS tidak bisa melakukan apa-apa lagi. Memang ada hambatan dan kesulitan untuk memberikan informasi kepada orang yang belum begitu dikenal. Untuk BPS sendiri dalam mengantisipasi keadaan ini telah melakukan beberapa pendekatan kepada masyarakat sebelumnya. BPS sendiri sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, melalui iklan layanan masyarakat SP 2010. Jadi seharusnya tidak ada alas an bagi masyakarat untuk tidak terbuka. Pertanyaannya juga gampang-gampang seperti nama, usia, pendidikan, pekerjaan dan lain-lain. Jadi diharapkan para responden untuk terbuka berbagi data.

Perbedaan data sensus versus data administrasi yang ada di kelurahan? Sepertinya saling melengkapi, ada beberapa data tidak tersedia di data administrasi sementara di sensus ada. Pada sensus ini petugas datang ke rumah-rumah penduduk. Bahkan rumah kosong juga didatangi dan diberi label, keterangan juga bisa dihimpun dari orang-orang di sekitar seperti tetangga samping rumah. Secara internasional memang namanya seharusnya sensus penduduk dan perumahan, namun yang lebih dikenal sekarang adalah sensus penduduk. Jadi datanya saling melengkapi karena pada data administrasi tidak tersedia data perumahan.

Rompi kenapa berwarna biru? Kenapa bukan merah atau warna lain? Atau kombinasi? Masalah warna rompi tidak dipengaruhi oleh suatu pesanan atau partai politik tertentu. Tidak ada kaitan apapun dengan siapa atau apapun.

Kenapa cuma sebulan kegiatan sensus ini? Apakah cukup waktu sebulan? Dengan melihat jumlah petugas yang terlibat yaitu mencapai 700.000 petugas maka waktu sebulan diharapkan cukup untuk mencapai target Sensus Penduduk 2010 ini.

Honor dan insentif petugas sensus penduduk? Honor PJL (Petugas Pendata) sebesar Rp2,5 juta rupiah sebulan sedangkan Kortim yang membawahi 3 orang lebih besar sedikit. Di DKI sendiri honor PJL mencapai Rp2,8juta rupiah. Honor tersebut tidak dibayarkan langsung oleh BPS tapi melalui pihak ketiga yaitu bank-bank atau kantor-kantor pos yang ditunjuk.

Kerja, beraktivitas dan bertempat tinggal di kota namun waktu disensus sedang pulang kampung/di daerah? Bagaimana dan apa yang harus dilakukan? Jika demikian keadaannya maka seharusnya ia dicacah di kota, tempat ia biasa beraktivitas.

Hasil Sensus Penduduk 2010

Hasil sensus tidak boleh diberikan secara langsung kepada individu tetapi diberikan kepada kementerian-kementerian, badan pemerintah pusat dan daerah serta lembaga-lembaga non pemerintah yang membutuhkannya.

.xls .xlsx

Sertifikasi Tenaga Kesehatan

April 30, 2010

Seperti telah kita dapatkan salah satu pengetahuan mengenai sertifikasi tenaga kesehatan dalam kuliah Diklat Jabfung Administrasi Kesehatan, yang disampaikan oleh Bapak Agus Sutarna, yaitu mengenai tenaga kesehatan yang menjadi ekspatriat di negara-negara Australia, Jepang, Hong Kong, dan Timur Tengah (Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab) sebagai perawat (registered nurse).

Jadi Indonesia bukan hanya menjadi negara sumber tenaga kasar, namun SDM terampilnya sudah banyak diminati di luar negeri. Salah satunya adalah perawat. Berita yang disampaikan di Koran Kompas hari ini (Jumat, 30 April 2010) di halaman 13 paling bawah dengan judul Pelayanan Kesehatan: Tenaga Medis Indonesia Diminati di Luar Negeri.

Jadi ingat kuliahnya Pak Agus Sutarna, yang juga mengajar di STIKES Binawan. Sistem registrasi dan akreditasi tenaga kesehatan yang belum maksimal menyebabkan tenaga perawat (Nurse) dari negara kita hanya dihargai atau dinilai sebagai care giver di negara lain, hanya karena tidak dapat menunjukkan secarik kertas sertifikasi. Status ini berdampak pada gaji mereka yang kalau tidak bisa menunjukkan bukti sertifikasi maka akan dipotong gajinya. Misalnya di Kuwait, kalau gaji nurse bersertifikasi mendapat 1.600 dinar, maka kalau tidak bersertifikasi maka hanya mendapat 1.000 dinar. Kalau di Australia gaji RN (registered Nurse) sebesar Aus $ 25/jam (sehari 8 jam kerja). Kalau gak bersertifikat maka ga bakal dibayar sekian.

Coba deh pemerintah kita tahu, berapa besar kenaikan pendapatan devisa negara dari sektor ini. SDM kita adalah terbesar keempat di dunia. Kalau semuanya bernilai dan berharga tentu menjadi asset yang amat berharga. Pemerintrah harus berbuat banyak untuk memperbaiki ini. Kami berharap dalam waktu dekat Indonesia menjadi negara mandiri bebas hutang dengan mengandalkan SDM-nya sebagai asset yang bernilai.

Wassalam

Profil Kesehatan Indonesia

April 29, 2010

Seorang administrator kesehatan sebagai pelayan terdepan administrasi kesehatan tentu harus mengetahui juga gambaran kesehatan penduduk di tempat ia bekerja dan Negara tempat ia tinggal. Untuk mengetahui gambaran kesehatan di Indonesia kita dapat mengetahuinya dengan membaca buku Profil Kesehatan Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia memberikan gambaran mengenai situasi kesehatan di Indonesia secara tahunan. Buku ini diterbitkan rutin setahun sekali oleh Kementerian Kesehatan RI. Profil Kesehatan Indonesia memuat data kesehatan, sosial demografis dan data pendukung lain yang berhubungan dengan kesehatan seperti data kependudukan, sosial ekonomi dan pendidikan. Data tersebut dianalisis secara sederhana dan ditampilkan dalam bentuk narasi yang dilengkapi dengan tabel dan grafik.

Saat ini (penulis mengunjungi situs Depkes RI, 29 April 2010) buku terbaru yang tersedia adalah tahun 2008. Selain profil Indonesia juga ada profil kesehatan semua Provinsi dan Kabupaten/Kota misalnya provinsi DKI Jakarta. Cara mengunduhnya (mendownload) cukup dengan mengunjungi situs www.depkes.go.id. Nanti di bagian kiri bawah ada tampilan berikut tinggal pilih untuk Kolom Indonesia cukup pilih tahunnya dan untuk provinsi pilih provinsi dan kabupaten/kotanya. Sangat mudah dan gratis, cepat serta tidak perlu pendaftaran. Cukup punya sambungan internet.

Situs Kemenkes RI

Tempat Download Profil Kesehatan Indonesia dan Provinsi

Kalau mau menambah wawasan dan langswung mendonwload dapat kunjungi situs berikut dan unduhlah profil kesehatan yang anda inginkan:

http://www.depkes.go.id/downloads/profil/

Oke deh selamat menjelajah dan mendownload profil kesehatan Indonesia.

Oh ya kalau ada kesempatan akan dipaparkan secara garis besar isi dari profil kesehatan tersebut. Salam

Jabatan Fungsional Kesehatan

April 22, 2010

Dasar Hukum :

  1. UNDANG –  UNDANG  NOMOR  8 TAHUN 1974, JO UNDANG –  UNDANG
  2. NOMOR   43 TAHUN 1999
  3. PERATURAN  PEMERINTAH  NOMOR  12 TAHUN 2002 ( KP. PNS )
  4. PERATURAN  PEMERINTAH  NOMOR  9  THN  2003 ( KEWENANGAN )
  5. PERATURAN  PEMERINTAH  NOMOR  16 TAHUN 1994 ( JABFUNG PNS )
  6. PERATURAN  PEMERINTAH  NOMOR  32  THN 1996 ( TENAGA KES )
  7. KEPUTUSAN  PRESIDEN  NOMOR  87  TAHUN  1999 ( RUMPUN JABFUNG )
  8. PERATURAN  MENPAN MASING-MASING JABFUNGKES
  9. PERATURAN  BERSAMA MENKES & KA BKN MASING-MASING JABFUNGKES
  10. PERATURAN MENKES MASING-MASING JABFUNGKES

Tujuan Penetapan Jabatan Fungsional :

a.Peningkatan Produktivitas Kerja PNS
b.Peningkatan Produktivitas Unit kerja
c.Peningkatan Karier PNS
d.Peningkatan Profesionalisme PNS

Prospek Jabatan Fungsional

  1. Kedudukan dalam organisasi Jelas
  2. Tugas terstruktur dan berjenjang
  3. Kemandirian tugas diakui
  4. Jenjang jabatan sampai dengan untuk Terampil ( Penyelia III/d ) dan untuk Ahli ( Madya IV/c  & Utama IV/e )
  5. Memperoleh tunjangan bulanan
  6. Dengan prestasi sangat baik memperoleh peluang untuk naik pangkat/jabatan lebih cepat

Jenis-jenis Jabatan Fungsional Kesehatan

  1. Administrator Kesehatan
  2. Apoteker
  3. Asisten Apoteker
  4. Bidan
  5. Dokter
  6. Dokter Gigi
  7. Epidemiolog Kesehatan
  8. Entomolog Kesehatan
  9. Fisioterapis
  10. Nutrisionis
  11. Okupasi Terapis
  12. Ortosis Prostesis
  13. Penyuluh Kesehatan Masyarakat
  14. Perawat
  15. Perawat Gigi
  16. Perekam Medis
  17. Pranata Lab.Kes
  18. Radiografer
  19. Refraksionis Optisien
  20. Sanitarian
  21. Teknik Elektromedis
  22. Terapis Wicara
  23. Teknisi Gigi
  24. Teknisi Transfusi Darah
  25. Fisikawan Medis
  26. Psikolog Klinis
  27. Dokter Pendidik Klinis

Rekomendasi Adminkes

April 21, 2010
Suasana Kuliah Adminkes

Suasana Ruang Kuliah Adminkes

Rekomendasi setelah mengikuti pelatihan Jabfung Adminkes di BBPK Jakarta, CIlandak

  1. Pengetahuan dan keterampilan yang didapat pada pelatihan Jabfung Adminkes ini adalah sangat penting dan berguna bagi saya. Hasilnya diharapkan dapat saya aplikasikan pada kegiatan harian di Institusi Kesehatan sebagai Pejabat Fungsional Administrator Kesehatan.
  2. Institusi kesehatan kami sebagai satu rumah sakit terbesar di Indonesia menurut penilaian Narasumber dan Widyaiswara kegiatan pelatihan tersebut seharusnya mempunyai beberapa tenaga dengan Jabatan Fungsional Administrator Kesehatan karena besarnya dan banyaknya kegiatan pelayanan administrasi kesehatan di rumah sakit tersebut.
  3. Kegiatan Bidang Pelayanan Medik banyak yang masuk dalam kategori kegiatan yang mendapat angka kredit untuk Jabfung Adminkes yaitu dalam unsur pelayanan administrasi kesehatan seperti mengumpulkan, mengolah dan membuat rekapan laporan-laporan kegiatan pelayanan medik dari Departemen/Unit Kerja dan lain sebagainya.
  4. Kami mengharapkan agar Bagian SDM memperhatikan tenaga yang berpendidikan sarjana kesehatan dan bekerja di pelayanan administrasi agar dapat diusulkan sebagai tenaga Fungsional Administrator Kesehatan ke Kementerian Kesehatan RI. Selaras dengan perhatian dari pemerintah yang telah memberikan ruang agar setiap tenaga yang berpendidikan kesehatan memiliki salah satu dari 30 jabatan fungsional  bidang kesehatan yang tersedia. Untuk itu perlu diadakan in house training Jabfung Adminkes bagi mereka sehingga mereka dapat memenuhi persyaratan pengangkatan pertama dengan biaya swadana.
  5. Kegiatan ini jika diadakan lagi maka Institusi Kesehatan kami harus mengirimkan kembali peserta untuk pelatihan tersebut. Dengan tetap memperhatikan latar belakang pendidikan yaitu Sarjana Kesehatan dan bekerja pada Bagian/Unit Kerja yang berhubungan dengan pelayanan administrasi kesehatan karena ternyata dari RS lain ada yang salah mengirimkan tenaga (yaitu pendidikannya non kesehatan dan bidang kerjanya tidak sesuai dengan ruang lingkup adminkes)

Demikian rekomendasi kami. Atas perhatiannya diucapkan terima kasih

Fakta dan Interpretasi

April 13, 2010
Kuliah Bikin Laporan

Kuliah Bikin Laporan

Jumat, 26 Maret 2010

Saat pelatihan Jabfung Adminkes kemarin kita mendapatkan 16 materi pengetahuan dan pelatihan. Salah satu materi yang kita terima adalah mengenai karya tulis ilmiah. Untuk menulis ilmiah kita diharapkan mampu menjadi observer (pengamat) data dan fakta di lapangan yang baik. Oleh Bapak Sudiharto, S.Kp, M.Kes, SRN kita diajarkan menghunjam ke dasar sekali dari pengetahuan kita dalam memaparkan sebuah peristiwa/kejadian. Kita diberikan contoh yang sangat gamblang mengenai perbedaan antara fakta dan data dengan interpretasi. Data sama dengan fakta. Data dan fakta tidak sama dengan interpretasi. Kita berlatih menjadi observer. Sebagai seorang pengamat yang melihat dan melaporkan suatu peristiwa.

Bahkan dari contoh latihan tersebut dapat dibuatkan persentasenya mengenai daya ungkap fakta dibandingkan dengan interpretasi kelas terhadap satu kejadian.Kalau interpretasi itu cenderung ke penafsiran seseorang terhadap seseorang atau sesuatu, jadi sudah subyektif. Sementara kalau mengungkap fakta apa adanya itu adalah bentuk pengungkapan obyektif. Jadi harus dihilangkan kecondongan atau keberpihakan sikap/pendapat seseorang dalam mengungkapkan sebuah fakta. Dalam karya tulis ilmiah sampaikanlah apa adanya, jangan ditambah embel-embel dan pemikiran sendiri. Biarkan suatu fakta itu jernih, biar orang mengambil kesimpulannya sendiri.

Dalam menulis ilmiah buang jauh-jauh interpretasi. Ungkapkan hanya data dan fakta. Tulisan ilmiah itu tidak ada rasa benar dan salah dari penulisnya.

AYO MENULIS

Pesan Pak Ato kepada para calon administrator kesehatan adalah untuk rajin-rajin membuat tulisan dan melakukan penelitian di lapangan dalam bidang kesehatan masyarakat. Beliau merasa miris sekali, bagaimana mungkin seorang ahli peneliti suku asmat bukan berasal dari Indonesia tapi dari London dan ahli peneliti tumbuh-tumbuhan Kalimantan juga bukan berasal dari Indonesia tapi dari Australia.

Padahal dengan melakukan penelitian di lapangan banyak masalah kesehatan mampu difahami dan diatasi dengan baik. Misalnya pengetahuan sosial budaya orang Sunda dan Orang Minang ternyata mempengaruhi kesehatannya. Orang Sunda dengan pola makannya lebih banyak sayur2an daripada daging ternyata kadar lemak tubuhnya relatif rendah dibandingkan dengan orang Minang yang suka rendang, jeroan dan daging2an. Hal ini menyebabkan Orang Sunda mengalami defisiensi Vitamin A karena vit A hanya dapat melarut dalam lemak. Jadi walaupun makan banyak bahan Vitamin A tapi tidak dapat diserap tubuh karena karakteristik orang sunda tersebut.

Sementara orang Minang karena makan berlemak dan penuh minyak maka jarang BAB, rata-rata BAB hanya 2-3x seminggu. Pada kelompok ini menurut penelitian Pak Ato orang Minang rentan terkena kanker saluran pencernaan.

Oke selamat menulis, selamat meneliti. Semangat menulis, semangat meneliti.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.